Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup

Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2016 Tentang kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Serta tata kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara. Tugas Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup adalah sebagai berikut:

Pasal 30

(1) Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai tugas menyiapkan bahan rencana dan program,
pengkoordinasian pelaksanaan teknis, fasilitasi, pengeloaan,
pemantauan, dan evaluasi, pelaporan bidang, Pengendalian
Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup;

(2) Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup dipimpin oleh seorang Kepala yang berada dibawah dan
bertanggungjawab kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Pasal 31

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (1) Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pemantauan sumber pencemar institusi dan non
institusi;
b. Pelaksanaan pemantauan kualitas air, udara, tanah serta pesisir dan laut;
c. Penentuan baku mutu lingkungan dan sumber pencemar;
d. Pelaksanaan penanggulangan dan pemulihan pencemaran;
e. Pengembangan sistem informasi kondisi, potensi dampak dan
pemberian peringatan akan pencemaran atau kerusakan lingkungan
hidup kepada masyarakat;
f. Penyusunan dan Pelaksanaan kebijakan pembinaan terhadap sumber
pencemar;
g. Pelaksanaan pembinaan tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi
sumber pencemar;
h. Penyediaan sarpras pemantauan lingkungan (laboratorium
lingkungan);
i. Penyiapan model peningkatan kapasitas dan peningkatan kerjasama
MHA, kearifan lokal atau pengetahuan tradisional terkait PPLH;
j. Penyiapan sarpras peningkatan kapasitas dan peningkatan kerjasama
MHA, kearifan lokal atau pengetahuan tradisional terkait PPLH;
k. Konservasi, pengendalian hutan rakyat, Ruang Terbuka Hijau dan
sejenisnya;
l. Peningkatan kapasitas instruktur dan penyuluh LH;
m. Pengembangan kelembagaan kelompok masyarakat peduli LH;
n. Pelaksanaan identifikasi kebutuhan diklat dan penyuluhan;
o. Penyiapan sarpras diklat dan penyuluhan LH;
p. Penyusunan kebijakan tata cara pemberian penghargaan LH;
q. Pelaksanaan penilaian dan pemberian penghargaan;
r. Fasilitasi pemberian penghargaan tingkat provinsi dan nasional.
s. Penyelesaian konflik dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati
Pengembangan sistem informasi dan pengelolaan database
keanekaragaman hayati;
t. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup sesuai fungsinya

Pasal 32

(1) Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan
Hidup, membawahi :
a. Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan Kapasitas
Lingkungan Hidup;
b. Seksi Pencemaran Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Limbah B3.

(2) Masing-masing Seksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab  kepada Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup.

Pasal 33

Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai tugas menyediakan bahan rencana dan program, pelaksanaan, pelayanan administrasi dan teknis, fasilitasi pemantauan dan evaluasi, pengembangan teknis, pelaporan ,penanganan Kerusakan dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Penanganan Kapasitas Lingkungan Hidup.

Pasal 34

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33, Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup mempunyai fungsi :
a. Penentuan kriteria baku kerusakan lingkungan;
b. Pelaksanaan pemantauan kerusakan lingkungan;
c. Pelaksanaan penanggulangan (pemberian informasi, pengisolasian
serta penghentian) kerusakan lingkungan;
d. Pelaksanaan pemulihan (pembersihan, remediasi, rehabilitasi dan
restorasi) kerusakan lingkungan;
e. Pelaksanaan perlindungan, pemanfaatan dan pengawetan sumber
daya alam;
f. Pelaksanaan pencadangan sumber daya alam;
g. Pelaksanaan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim;
h. Pelaksanaan inventarisasi dan penyusunan profil emisi Gas Rumah
Kaca (GRK);
i. Perencanaan konservasi keanekaragaman hayati;
j. Penetapan kebijakan dan pelaksanaan konservasi, pemanfaatan
berkelanjutan, dan pengendalian kerusakan keanekaragaman hayati;
k. Pemantauan dan pengawasan pelaksanaan konservasi
keanekaragaman hayati;
l. Penyelesaian konflik dalam pemanfaatan keragaman hayati
pengembangan system informasi dan pengelolaan data base
keragaman hayati.
m. Konservasi, pengendalian hutan rakyat, hutan kota, Ruang Terbuka
Hijau dan sejenisnya
n. Penyiapan model dan sarpras peningkatan kapasitas dan peningkatan
kerjasama MHA, kearifan lokal atau pengetahuan tradisional terkait
PPLH;
o. Peningkatan kapasitas instruktur dan penyuluh LH;
p. Pengembangan kelembagaan kelompok masyarakat peduli LH;
q. Pelaksanaan identifikasi kebutuhan diklat dan penyuluhan;
r. Penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemberian penghargaan LH;
s. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup sesuai fungsinya

Pasar 35

Seksi Pencemaran Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Limbah B3
mempunyai tugas menyediakan bahan rencana dan program,
pelaksanaan, pelayanan administrasi dan teknis, fasilitasi pemantauan dan evaluasi, pengembangan teknis, pelaporan ,penanganan kapasitas pencemaran lingkungan hidup dan penanganan, pengelolaan limbah B3.

Pasal 36

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35, Seksi Pencemaran Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Limbah B3 mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pemantauan sumber pencemar institusi dan non
institusi;
b. Pelaksanaan pemantauan kualitas air, udara, tanah serta pesisir dan laut;
c. Penentuan baku mutu lingkungan;
d. Pelaksanaan penanggulangan pencemaran (pemberian informasi,
pengisolasian serta penghentian) sumber pencemar institusi dan non institusi;
e. Pelaksanaan pemulihan pencemaran (pembersihan, remidiasi,
rehabilitasi dan restorasi) sumber pencemar institusi dan non
institusi;
f. Penentuan baku mutu sumber pencemar;
g. Pengembangan sistem informasi kondisi, potensi dampak dan
pemberian peringatan akan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup kepada masyarakat;
h. Penyusunan kebijakan pembinaan terhadap sumber pencemar
institusi dan non institusi;
i. Pelaksanaan pembinaan terhadap sumber pencemar institusi dan non institusi;
j. Pelaksanaan pembinaan tindaklanjut rekomendasi hasil evaluasi
sumber pencemar institusi dan non institusi; dan
k. Penyediaan sarpras pemantauan lingkungan (laboratorium
lingkungan).
l. Penyusunan kebijakan perizinan pengumpulan dan pengangkutan
limbah B3 (pengajuan, perpanjangan, perubahan dan pencabutan);
m. Pelaksanaan perizinan bagi pengumpul limbah B3;
n. Pelaksanaan perizinan pengangkutan Limbah B3 menggunakan alat angkut roda 3 (tiga) dilakukan lintas kabupaten/kota dalam wilayah provinsi;
o. Pelaksanaan perizinan Penimbunan Limbah B3 dilakukan lintas
kabupaten dalam wilayah provinsi;
p. Pemantauan dan pengawasan terhadap pengolahan, pemanfaatan pengangkutan dan penimbunan limbah B3;
q. Penyediaan sarpras pengolahan limbah B3;
r. Pengembangan teknologi pengelolaan limbah B3; dan
s. Pengembangan investasi dalam usaha pengelolaan limbah B3.
t. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup sesuai fungsinya