Pengurangan

        Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pemerintah Kabupaten Jepara menindaklanjuti dengan mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2009 tentang Pengelolaan Sampah Kabupaten Jepara Serta Peraturan Daerah Nomor 20 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan di Kabupaten Jepara. Pada tahun 2016 pemerintah Kabupaten Jepara juga mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 8 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan di Kabupaten Jepara.
      Seiring berjalannya waktu pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga, Pemerintah Kabupaten Jepara menindaklanjuti dengan mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2018 tantang kebijakan dan Strategi Kabupaten Jepara Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Melalui Jakstrada tersebut Kabupaten Jepara menargetkan pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70% pada tahun 2025. Dalam pengertian umum yang dimaksud dengan pengurangan sampah adalah pelaksanaan pengelolaan sampah yang dilakukan pada sumbernya oleh masyarakat.

Dalam mendukung program Jakstrada untuk melakukan pengurangan sampah sebesar
30% maka sampai pada tahun 2019  Pemerintah Kabupaten Jepara telah melaksanakan program-program:
1. Menambah jumlah sekolah Adiwiyata menjadi 27 sekolah
2. Membentuk eco pondok pesantren
3. Menambah jumlah eco office sebanyak 5 buah
4. Menambah jumlah fasilitas pengelolaan sampah pasar sebanyak 2 buah
5. Pembatasan penggunaan kantong plastik pada retail
6. Menambah jumlah eco hotel sebanyak 2 buah
7. Menambah jumlah eco restaurant sebanyak 2 buah
8. Memfasilitasi sarana persampahan di taman-taman seluruh Kabupaten Jepara
9. Menambah jumlah eco tempat ibadah menjadi 5 buah
10. Membentuk kampung proklim sebanyak 3 buah
11. Melakukan gerakan sumber bersih
12. Melakukan pemasangan lubang biopori sebanyak 435 buah
13. Memaksimalkan program ecobrick pada pelajar di sekolah-sekolah sebanyak
56.000 buah.
14. Mengoptimalkan eco village, termasuk yang terlayani program JEPAPAH.
15. Memaksimalkan peran TPS3R sebanyak 3 buah yaitu TPS3R Adil Sejahtera,  TPS3R bagus Sejahtera dan TPS3R Bangkit Santoso.
16. Memaksimalkan peran TPST Demaan Berseri

Strategi Pengurangan Sampah Lainnya
1. Memaksimalkan peran bank sampah yang sampai saat ini terdapat 1 bank sampah
pusat dan 121 bank sampah unit.
2. Memfasilitasi armada dan personil dalam kegiatan pengurangan sampah yang
dilakukan masyarakat, sperti kerja bakti, bersih sungai dan bersih pantai.
3. Mendukung, membina dan melakukan kerjasama dengan komunitas serta pegiat-
pegiat lingkungan seperti pramuka, Jepara Green Generation, Pecinta Alam dan
komunitas Gerakan Pungut Sampah.
4. Mengoptimalkan peran kader-kader lingkungan hidup tiap Kecamatan.
5. Kerjasama dengan pihak swasta dalam mendukung program pengelolaan sampah
salah satunya adalah program TOSS yang di motori oleh PLTU Tanjung Jati
Jepara bekerja sama dengan DLH Kabupaten Jepara. Serta program SIANGSA
yang bekerja sama dengan banyak instansi swasta di Kabupaten Jepara.
6. Melakukan pengurangan penggunaan kantong plastik di lingkungan SKPD
Kabupaten Jepara.